Home / NASIONAL

Rabu, 17 Februari 2021 - 09:34 WIB

Via Online: Perpanjang SIM 11 April, Buat STNK 21 Mei

Pemohon SIM saat antre di depan mobil pelayanan SIM Keliling. Foto/MI

Pemohon SIM saat antre di depan mobil pelayanan SIM Keliling. Foto/MI

JAKARTA, BERITANUSA.id – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus meningkatkan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat. Di tengah situasi pandemi sekarang ini, Polri berupaya mengurangi interaksi langsung masyarakat dengan petugas di lapangan.

Dalam waktu dekat ini, Korlantas merencanakan untuk pelayanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dilakukan secara daring. Mulai dari pendaftaran hingga SIM baru diterima oleh pemohon.

“Masalah perpanjangan SIM online nanti kita rencanakan ada fitur pelayanan registrasi online. Kemudian, aplikasi sampai dengan pembayaran melalui seluruh bank dan modern secara channel,” ungkap Kakorlantas Irjen Pol Istiono di Rapim Polri di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (17/2).

Masih dari keterangan Istiono, proses perpanjangan daring ini cukup mudah. Pemohon hanya perlu mengunduh aplikasi perpanjangan SIM. Kemudian mengisi data diri, melakukan pembayaran melalui bank. Berikutnya, dapat memilih SIM baru akan diambil sendiri ke kantor polisi atau diantar ke rumah pemohon.

“Jadi, kita launching 11 April 2021. Jadi kita bisa target 100 persen untuk program 100 hari Kapolri, untuk perpanjangan SIM A, C sama yang baru,” sambungnya.

Di samping itu, Korlantas juga menyediakan layanan pembuatan SIM baru secara daring. Proses mirip dengan perpanjangan SIM. Hanya saja yang membedakan, pemohon SIM baru harus tetap datang ke kantor polisi untuk ujian praktek. Selebihnya bisa dilaksanakan secara online.

“Download aplikasi, sampai tentukan jadwal ujian. Kalau ujian praktek harus ujian tidak boleh hanya simulasi saja,” ungkapnya.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono menjelaskan, pelayanan secara daring akan terus dikembangkan bertujuan untuk mengurangi interaksi antara petugas dengan masyarakat di masa pandemi Covid-19. Hal tersebut juga sejalan dengan program Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

“STNK kita bikin secara daring merespon pandemi Covid, program Presisi bapak Kapolri, tren internet of things, evaluasi program terdahulu tentang fitur identifikasi dan keamanan,” ujar Irjen Istiono dalam Rapim Polri di Mabes Polri Jakarta, Rabu (17/2).

Layanan pengesahan STNK secara daring rencananya akan diluncurkan mulai 21 Mei 2021. Proses pengajuannya menyerupai pengajuan perpanjangan SIM online. Yaitu, mengunduh aplikasi perpanjangan, mengisi data diri, sampai melakukan pembayaran melalui bank.

“Samsat digital nasional, ini fungsinya sebagai sarana pengesahan STNK. Alur sama juga unduh aplikasi sampai validasi sampai pengesahan alur pembayaran STNK,” tutur Istiono menambahkan.

Di tempat dan kesempatan yang sama, Istiono mengimbau kepada para Kapolda untuk menyiapkan layanan pengesahan STNK daring ini. Alasannya, layanan STNK bersentuhan dengan institusi lain.

“Kapolda nanti rekan-rekan saja turun ke lapangan untuk konfirmasi kesiapan Samsat online terkait dengan Dispenda dan Jasa Raharja, karena kalau SIM ini wilayah kita. Kalau Samsat sudah teregistrasi dengan tiga lembaga ini,” tandasnya.

(pmj)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi Grabtoko. Foto/Kumparan

NASIONAL

Baru Beroperasi Sebulan, Grab Toko Tipu 980 Korban

NASIONAL

DPR Minta Pemda Proaktif Bantu Warga Terdampak Erupsi Gunung Sinabung
Tri Rismaharini Bersama Eri Cahyadi. Foto/Antara/Moch Asim

NASIONAL

Pilkada 2020: Anak Buah Risma Unggul di Kota Pahlawan
Umat muslim mengikuti aksi reuni 212 di Monas, Jakarta, Minggu (2/12/2018). Foto: ANTARA/Bima Sena

NASIONAL

Wacana Reuni 212 Berpotensi Jadi Klaster Baru Covid-19
Pesawat N250. Foto/Kompascom

NASIONAL

Prihatin Pesawat N-250 Karya Presiden Habibie Dimuseumkan
Presiden RI Joko Widodo. BPMI/Setpres

NASIONAL

Jokowi Tinjau Posko Evakuasi Sriwijaya SJ 182 Siang Ini
Warga menunjukkan jari yang telah ditetesi tinta pemilu usai memberikan hak suara untuk Pilkada 2020. Foto/Antara/Basri Marzuki

NASIONAL

Partisipasi Pilkada 2020 Hanya Sekitar 70 Persen

NASIONAL

Update Kasus Corona 10 Agustus: 127.083 Positif, 82.236 Sembuh