Home / NASIONAL

Kamis, 25 Februari 2021 - 20:36 WIB

Vonis Seumur Hidup Eks Dirkeu Jiwasraya Jadi 20 Tahun Bui

Pekerja membersihkan kaca gedung berlogo Asuransi Jiwasraya di Jakarta, Selasa (24/5). Foto: Media Indonesia/Ramdani

Pekerja membersihkan kaca gedung berlogo Asuransi Jiwasraya di Jakarta, Selasa (24/5). Foto: Media Indonesia/Ramdani

JAKARTA, BERITANUSA.id – Pengadilan Tinggi DKI Jakarta (PT DKI) mengubah vonis mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo, dari semula penjara seumur hidup menjadi penjara 20 tahun.

Majelis hakim banding menilai Hary telah terbukti secara sah dan menurut hukum secara bersama-sama melakukan korupsi atas pengelolaan keuangan dan dana investasi di perusahaan pelat merah tersebut.

“Menguatkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor: 31/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Jkt.Pst tanggal 12 Oktober 2020 dengan mengubah lamanya pidana yang dijatuhkan kepada Terdakwa,” demikian dilansir dari situs PT DKI Jakarta, Kamis (25/2).

“Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa tersebut dengan pidana penjara selama 20 tahun dan denda sebesar Rp1 miliar. Jika denda tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 4 bulan,” lanjutnya.

Perkara nomor: 3/PID.TPK/2021/PT DKI ini diadili oleh Hakim Ketua Haryono dengan anggota masing-masing Brlafat Akbar dan Reny Halida Ilham Malik.

Majelis hakim banding menilai pidana penjara seumur hidup yang diberikan oleh pengadilan tingkat pertama kurang memenuhi tatanan teori pemidanaan yang dianut dalam sistem hukum di Indonesia. Oleh karena itu, PT DKI tidak sependapat dengan vonis di pengadilan tingkat pertama.

Hakim berpendapat suatu keputusan harus bisa menjadi instrumen koreksi dalam pribadi si Pelaku/Terdakwa/Terpidana serta merupakan jawaban dari keadilan responsif bagi masyarakat terutama menuju perbaikan tatanan moral dan tatanan sosial.

Dalam pertimbangan putusan disebutkan bahwa tujuan pemidanaan tidak semata-mata merupakan pembalasan dengan segala konsekuensi keterbatasan ruang dan lingkungan, rasa malu dan pengekangan bagi si Terpidana.

“Namun di sisi lain juga untuk memberi pembinaan yang berbasis pada pendidikan moral, intelektual dan kesadaran hukum karena setiap orang harus dipandang sebagai makhluk Tuhan yang berpotensi bisa diperbaiki, dibina, dan dikembalikan kepada kehidupan bermasyarakat dan bersosial serta diharapkan dapat beradaptasi dengan lingkungan sosialnya,” ucap hakim.

Tindak pidana korupsi terkait Jiwasraya ini telah menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp16,8 triliun.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta memvonis seluruh terdakwa kasus Jiwasraya pidana penjara seumur hidup.

Mereka adalah eks Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim; mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo; Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan.

Selain itu, Direktur Utama PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro; Komisaris Utama PT Trada Alam Minera, Heru Hidayat; dan Direktur PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Inspektur Jenderal (Purn) Benny Mamoto. Foto/Ist

NASIONAL

37 Anggota dan Eks FPI Dituding Terlibat Aksi Teror
Foto: Istimewa

NASIONAL

Mensesneg: Komite Penanganan Covid-19 dan PEN Ibarat Gas dan Rem
Warga menunjukkan Kartu Lansia Jakarta (KLJ). Foto/Antara

NASIONAL

Bansos Kartu Lansia & Kartu Anak Jakarta Cair Hari Ini
Penyanyi Ridho Rhoma (tengah) berjalan meninggalkan Rutan Salemba di Jakarta, Rabu (8/1). Foto/Antara

NASIONAL

Lagi, Ridho Rhoma Tersandung Kasus Narkoba
Angkie Yudistia Staf Khusus Presiden RI. Foto/IG Angkie

NASIONAL

Stafsus Sampaikan Pesan Presiden Jokowi Soal SJ 182
Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto. Foto/Istimewa

NASIONAL

Kapolri Didukung Pecat Anggota Bila Terjerat Narkoba

NASIONAL

Sat Resnarkoba Polres Kubar Kembali Amankan Dua Tersangka Pengedar Narkotika Jenis Sabu
Presiden Joko Widodo menghadiri rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-37 ASEAN secara virtual melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Kamis, 12 November 2020. Foto/BPMI/Setpres

NASIONAL

Jokowi Hadiri KTT ke-37 ASEAN, Bahas Pulihkan Ekonomi