Home / NUSANTARA

Kamis, 28 Januari 2021 - 18:36 WIB

Wagub Jabar Minta Warga Tak Ragu Vaksin Covid-19

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Foto/AFP

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Foto/AFP

JAKARTA, BERITANUSA.id – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menerima vaksin Covid-19 dosis kedua di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Kamis (28/1). Sebelumnya, Uu mendapat suntikan vaksin dosis pertama pada dua pekan lalu.

Selain Uu, turut hadir sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Barat, termasuk Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri yang menerima vaksin dosis kedua tersebut.

“Hari ini, kami jajaran Forkopimda Jabar dan juga yang lain, tokoh masyarakat dan tokoh agama, kita divaksin yang kedua. Saya sudah barusan, alhamdulillah Pak Kapolda juga sudah, dan yang lainnya juga sudah. Insya Allah saya punya keyakinan setelah divaksin yang kedua akan sama seperti divaksin yang pertama, artinya tidak ada gejala-gejala yang tidak diinginkan,” kata Uu dalam siaran langsung Humas Jabar.

Uu menerangkan, setelah menerima vaksin dosis pertama dua minggu lalu dirinya tidak merasakan gejala apapun. Aktivitasnya tetap berjalan normal setelah disuntik vaksin.

“Bahwa setelah saya divaksin yang pertama dua minggu ke belakang, alhamdulillah tidak ada gejala apapun termasuk yang hari ini mereka yang divaksin tidak ada satupun yang merasakan gejala yang tidak diinginkan. Artinya vaksin yang ada dan telah dicoba di Jabar di samping halal juga tidak ada dampak negatif,” ujar dia.

Uu berharap masyarakat Jawa Barat tidat takut terhadap vaksinasi karena telah terbukti tak ada dampak negatif. Apalagi vaksinasi Covid-19 merupakan ikhtiar pemerintah dalam rangka memutus mata rantai pandemi.

Provinsi Jabar menargetkan vaksinasi diberikan kepada 33,5 juta jiwa atau setara 80 persen populasi penduduk Jabar. Di samping itu, ada 11.000 tenaga penyuntik vaksin yang disiapkan untuk mencapai target vaksinasi dalam setahun.

“Kalaupun itu dianggap kurang maka Pemprov Jabar akan menyiapkan secukupnya supaya vaksin bisa dilaksanakan di seluruh masyarakat Jawa Barat,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri mengatakan dirinya pun telah mendapat suntikan vaksin Covid-19 dosis kedua bersama tokoh-tokoh lainnya. Senada dengan Wagub Jabar, Dofiri mengatakan tidak mendapat gejala atau efek samping apapun setelah menjalani vaksinasi.

“Saya juga yang kedua kalinya disuntik vaksin, Alhamdulillah yang pertama tidak merasakan gejala apapun dan mudah-mudahan yang kedua ini sama juga seperti yang kemarin. Yang jelas saya meyakini vaksin ini halal dan aman. Kepada warga masyarakat Jawa Barat khususnya, tidak usah ragu vaksin ini untuk kebaikan kita semua,” kata Dofiri.

(cnn/nus)

Share :

Baca Juga

Andrei Anggouw. Foto/Ist

NUSANTARA

Pilkada 2020: Peluang Besar Andrei Jadi Walkot Konghucu Pertama
Ilustrasi pilkada 2020. Foto: Istimewa

NUSANTARA

Pilkada 2020: Situasi Usai Pemilihan di Papua Barat Kondusif
Polres Bintan. Foto/ist

NUSANTARA

Polres Bintan Siap Amankan Pendaftaran Paslon Bupati dan Wakil Bupati
Ilustrasi dentuman mksterius. Foto/VOI

NUSANTARA

Dentuman Misterius hingga Getaran Terjadi di Lampung
Petugas kesehatan mempersiapkan vaksin COVID-19 saat simulasi pelayanan vaksinasi di Puskesmas Kemaraya, Kendari, Sulawesi Tenggara. Foto/Antara

NASIONAL

Tangsel Mulai Vaksinasi Corona 14 Januari
Pelaku UMKM. Foto: Istimewa

NUSANTARA

Pendaftaran BLT UMKM Bakal Dibuka Lagi
Ilustrasi pilkada 2020. Foto: Istimewa

NUSANTARA

4 Kabupaten di Papua Gelar Pemungutan Suara Ulang
Ilustrasi pengamanan TNI-Polri. Foto: Antara

NASIONAL

Serang TNI di Intan Jaya, Seorang Anggota KKB Tewas