Home / NASIONAL

Selasa, 19 Januari 2021 - 20:09 WIB

Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem di Bogor

Material kayu dan lumpur akibat banjir bandang di Gunung Mas, Puncak, Bogor. Foto/istimewa/WA Group Relawan Bogor

Material kayu dan lumpur akibat banjir bandang di Gunung Mas, Puncak, Bogor. Foto/istimewa/WA Group Relawan Bogor

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kepala Stasiun Klimatologi Bogor, Abdul Mutholib meminta warga waspada cuaca ekstrem di kawasan Puncak. Imbauan ini disampaikan menyusul terjadinya banjir bandang di kawasan Gunung Mas, Kabupaten Bogor, Selasa (19/1) pagi.

“Curah hujan dengan intensitas ekstrem tercatat pada Pos Hujan Gunung Mas Puncak sebesar 107,5 mm (Hujan Sangat Lebat). Sedangkan dari pos pengamatan Naringgul Puncak, tercatat curah hujan sebesar 112 mm (Hujan sangat sebat),” jelas Abdul Mutholib dalam keterangannya.

Abdul menyampaikan, potensi terjadinya hujan dengan intensitas tinggi masih berpeluang terjadi di wilayah Bogor. Bahkan durasi hujan tersebut diperkirakan akan berlangsung lama hingga dini hari.

“Berdasarkan pantauan citra radar, tampak terjadi pergerakan awan hujan dari arah Barat hingga Barat Laut ke wilayah wilayah Cisarua Bogor dalam durasi yang lama dan bersifat terus menerus dari siang hingga dini hari yakni pukul 10.46 – 05.00 WIB,” tuturnya.

“Kondisi curah hujan yang cukup tinggi tersebut berpotensi memicu luapan air sungai dan mengakibatkan banjir di sekitar daerah aliran sungai (DAS),” sambungnya.

Sementara itu, lanjut dia, berdasarkan analisis kondisi dinamika atmosfer proses pertumbuhan awan hujan pada saat tanggal kejadian tersebut dipicu oleh kondisi atmosfer yang labil dan didukung oleh kondisi anomali suhu permukaan laut yang masih hangat.

“Serta terdapatnya daerah perlambatan angin yang melewati wilayah Jawa Barat, sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Jawa Barat,” ujarnya.

Merujuk pada analisis tersebut, kata Abdul, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem skala tiga jam di wilayah Jabodetabek. Menurut dia, selama tiga hari ke depan wilayah Puncak, Bogor, juga masih berpotensi hujan lebat.

“Prospek cuaca tiga hari ke depan, potensi hujan sedang hingga lebat masih terdeteksi di wilayah Perkebunan Teh Gunung Mas Kecamatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,” terangnya.

“Masyarakat diimbau tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem yang menyebabkan bencana hidrometeorologi (puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es) dan dampak yang ditimbulkannya seperti banjir, banjir bandang, angin kencang,” imbuhnya.

(bad/mkg)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi Pilkada 2020. Ist

NASIONAL

Pemilih di Pilkada 2020 Wajib Miliki e-KTP
Link ATM. Foto: Istimewa

NASIONAL

Bank Himbara Harus Cepat Salurkan Dana Pinjaman bagi UMKM
UMKM Indonesia. Foto/Bank Indonesia

NASIONAL

UMKM Indonesia Siap Memasuki Ekosistem Digital
Sejumlah santriwati mengenakan cadar saat mengikuti pawai peringatan Hari Santri Nasional di Meulaboh, Aceh Barat, Aceh. Jumat (19/10/2018). Foto/Antara

NASIONAL

Alasan Pemerintah Bubarkan 10 Lembaga Negara
Foto: Istimewa

NASIONAL

Perpres Nomor 82 Tahun 2020 untuk Pastikan Keseimbangan Penanganan Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi
Keberlanjutan tenaga kerja perempuan perlu didorong. Foto/MI

NASIONAL

Jumlah Perempuan RI Lebih Banyak dari Laki-laki
Ilustrasi pembakaran. Foto/Pixabay

NASIONAL

Pemuda Aceh di Malaysia Diduga Bakar Bendera Merah Putih
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. Foto/Ist

NASIONAL

Polda Metro Jaya Sebar Hotline Laporkan Mafia Tanah