Home / TOPAD

Rabu, 28 Oktober 2020 - 10:15 WIB

Warisan Yang Terabaikan?

Oleh: Parluhutan S.SE.Ak, M.Ak, CA, CMA (Topad), pendiri Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa).

Oleh: Parluhutan S.SE.Ak, M.Ak, CA, CMA (Topad), pendiri Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa).

Oleh: Parluhutan S.SE.Ak, M.Ak, CA, CMA (Topad), pendiri Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa).

BANGSA ini dihadiahi warisan melimpah yang tidak dimiliki oleh bangsa lain di belahan dunia ini, baik alamnya, penduduk dan sosial budaya penduduk yang mendiaminya. Deretan daftar kekayaan alamnya cukup panjang, sebut saja minyak, aneka logam, batubara sampai tanah pasir pun berharga bagi negara tetangga untuk memperluas wilayahnya. Belum sumber alam yang ada di laut yang menjadi incaran banyak negara lain.

Warisan jumlah penduduk yang cukup besar dengan nilai sosial budaya tinggi yang telah teruji semangat juang dan bekerja keras mampu mengusir penjajah yang ketika itu jauh lebih unggul, dan bangkit menjadi bangsa besar, bahkan mampu menguasai beberapa negara tetangga yang saat ini menjadi lebih unggul.

Sungguh ironis, apa yang salah dan bagaimana untuk bangkit kembali? Ini harus segera dipikirkan dan diselesaikan oleh semua unsur bangsa ini, tidak terkecuali apakah itu pemerintah pusat sampai daerah, MPR, DPR, MA, Kepolisian, Militer, Kejaksaan, KPK, BPK, BPKP, Partai Politik, Ormas, Pengusaha, Pegawai Negeri, Profesional, Swasta dan rakyat keseluruhan.

Covid-19 ini adalah momen yang paling tepat dan harus disadari oleh semua pihak. Sudah terlihat, namun masih belum maksimal, sebut saja beberapa pernyataan-pernyataan mulai dari para petinggi bangsa dan sebagian kecil masyarakat paling bawah. Lihat kembali pernyataan Presiden Joko Widodo, saat menyampaikan pidato kenegaraan dengan beberapa penggalan kutipan perkataan sebagai berikut, “Momentum mengejar ketertinggalan, melakukan transformasi lompatan besar, dengan melakukan strategi besar. Bersama-sama bisa membajak momentum krisis….dst”. Demikian juga imbauan dari para tokoh agama, tokoh politik, tokoh masyarakat dan tidak ketinggalan juga ajakan-ajakan sebagian masyarakat yang disampaikan melalui media sosial (medsos) sampai dengan pembicaraan di warung kopi. Jika kesadaran tersebut telah timbul, lantas apakah langkah selanjutnya? Apakah dampaknya sudah dapat dirasakan?

Program-program yang mengarah pengembangan ekonomi rakyat banyak sudah dimulai dengan pengembangan UMKM, pengembangan pusat pangan dan lainnya, namun transformasi lompatan besar yang dimaksud Presiden tidak cukup sampai disitu. Demikian juga pembangunan fisik besar-besaran yang sudah terwujud, namun jauh lebih penting harus menyentuh semua unsur yang sudah saya sebutkan sebelumnya, yaitu warisan nilai-nilai sosial budaya bangsa ini harus dibangkitkan kembali, tertanam masuk ke jiwa masing-masing semua unsur bangsa ini, nilai persaudaraan, persatuan, gotong royong, semangat pantang menyerah, taat, kejujuran dan nilai kearifan lokal lainnya yang sudah tumbuh subur di Nusantara ini.

Mengabaikan warisan tersebut, jangan harap bangsa ini bangkit dengan hanya mengandalkan warisan kekayaan alam yang ada. Keyakinan saya, suatu waktu akan terwujud, apakah dalam waktu dekat oleh tokoh yang sudah ada atau harus menunggu bangkitnya tokoh baru yang mampu melakukan transformasi lompatan besar dengan menanamkan kembali warisan sosial budaya yang sangat tinggi tersebut.

Share :

Baca Juga

Parluhutan S.SE.Ak, M.Ak, CA, CMA (Topad), pendiri Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa/www.pusatnusa.com).

TOPAD

Corona B117 Muncul, Akankah Maret Mop Gantikan April Mop?
Parluhutan (Topad), Pendiri Perkumpulan Aliansi Perduli Indonesia Jaya

TOPAD

Industri Padat Karya Memulihkan Resesi

TOPAD

Selamat Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

TOPAD

Korupsi Pengadaan Barang/Jasa Unggul dan Mempertanyakan Peran LKPP
Parluhutan (Topad), Pendiri Perkumpulan Aliansi Perduli Indonesia Jaya

TOPAD

Hidup Mandiri dan Rencana Kehadiran Omnibus Law
Oleh: Parluhutan S.SE.Ak, M.Ak, CA, CMA (Topad), pendiri Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa/www.pusatnusa.com).

TOPAD

Momentum “Polri Terbarukan”, Sahabat Rakyat, Mandiri dan Profesional

TOPAD

Awas! Pahlawan Palsu?

TOPAD

Tujuan Pemakzulan Ramai Dibicarakan Untuk Apa?