Home / PARIWISATA

Minggu, 6 Desember 2020 - 11:19 WIB

Wisata Bahari Penuh Sejarah di Kepulauan Seribu

Ilustrasi Kepulauan Seribu. Foto/IDN Times

Ilustrasi Kepulauan Seribu. Foto/IDN Times

JAKARTA, BERITANUSA.id – Bagi warga DKI Jakarta, Kepulauan Seribu memang layak masuk dalam agenda wisata. kepulauan ini juga memiliki sejumlah daya tarik di antaranya Pulau Bidadari, Kelor, Onrust, dan Pulau Cipir.

Selain menawarkan wisata air, di Kepulauan Seribu para pengunjung pun bisa melakukan island hopping heritage atau berwisata sejarah. Pulau Kelor, Onrust, dan Cipir pun memiliki keterkaitan kuat dengan Pulau Bidadari.

Jauh hari sebelum jadi resort wisata, keempat pulau itu memiliki sejarah panjang. Pada zaman penjajahan Belanda, Bidadari, Kelor, Onryst, dan Cipir berfungsi sebagai tempat pertahanan dan penyimpanan rempah-rempah sebelum dikirim ke Belanda.

Destinasi pertama adalah Pulau Kelor, yang diibaratkan berukuran sebesar daun kelor. Memiliki luas tak sampai 1 hektare, pulau ini menyimpan catatan sejarah berupa galangan kapal yang dibangun Belanda dan Benteng Martelo yang dibangun VOC untuk di abad 17.

Benteng diduga terdiri dari dua lantai, dengan ketinggian 9 meter, sekaligus yang terkecil dari empat benteng di Pulau Seribu. Saat ini, kondisi sudah tak sempurna karena runtuh beberapa kali dan abrasi.

Destinasi kedua, Pulau Onrust yang dalam bahasa Belanda berarti tak pernah beristirahat. Luas Pulau Onrust adalah sebesar 7,6 hektare, dan dulu memiliki aktivitas padat.

Di tempat ini terdapat galangan kapal, pergudangan, serta benteng sebagai pertahanan awal Batavia. Dari pulau ini, sejarah peninggalan masa kolonial dimulai. Peninggalan lain adalah komplek pemakaman tua Belanda.

Salah satu yang paling sering dikunjungi adalah makam Maria van de Velde, yang memiliki ukiran puisi pada nisan. Lalu, ada jejak peninggalan dari tempat karantina jamaah haji yang pada tahun 1911-1913 berlokasi di tempat ini.

Selanjutnya, ada penawaran glamping atau glamour camping di Seribu Resort Pramuka. Resort memiliki beberapa ragam kamar di antaranya dua yang berkonsep eco-resort yang menyatu dengan alam, dan kamar panggung.

Lokasi resort juga yang persis di seberang dermaga akan membuat pengunjung bersemangat untuk berwisata air. Mulai dari snorkeling di sekitar Pulau Pramuka, yakni ke Karang Pulau Air dan menyaksikan keindahan scub coral di Kelurahan Pulau Panggang.

(pmj/heq)

Share :

Baca Juga

Sejumlah calon penumpang saat duduk diruang tunggu keberangkatan Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Kamis (27/12/2018). Foto/Ayo Bandung

EKONOMI

Tiket Pesawat Mulai Turun Per Hari Ini
Candi Borobudur. Foto/Ist

EKONOMI

PUPR Alokasikan Rp58,2 Miliar untuk Bangun Sarhunta di Borobudur
Ilustrasi pariwisata. Foto/Antara

PARIWISATA

Ekosistem Pariwisata Berharap pada Vaksin Covid-19
Destinasi pariwisata Labuan Bajo. Foto/Ist

NASIONAL

Kominfo Dukung Labuan Bajo sebagai Daerah Pariwisata Super Prioritas
Foto/Kemenparekraf

PARIWISATA

Potensi Pariwisata Domestik Terus Dioptimalkan
Ilustrasi--berkemah. Foto/Ist

PARIWISATA

Tips Liburan Akhir Tahun Menyenangkan Meski di Rumah
Kapal wisata jenis Pinisi di Perairan Labuan Bajo, manggarai Barat, NTT. Foto/Antara

PARIWISATA

Kemenhub Bangun 4 Kapal Wisata untuk Labuan Bajo dan Bunaken
Kawasan Puncak Bogor. Foto/Pikiran Rakyat

NASIONAL

Kawasan Puncak Bogor Akan Ditutup Jika Lebihi Kapasitas